TANJUNGPINANG

Pemko Tanjungpinang Salurkan Kartu Bima Sakti kepada Warga yang Membutuhkan

Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah turun langsung menyerahkan Kartu Bima Sakti kepada sejumlah warga yang belum mengambil maupun mengaktifkan kartu bantuan tersebut pada Selasa (8/9/2026).

Salah satu warga yang didatangi Lis adalah Djoko Susanto di Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin. Selain Djoko, kartu juga diserahkan kepada Tjin Foeng alias Lusi di Jalan Tugu Pahlawan, Gang Swadaya, Encah Budi Nafsiah di Jalan Sumatera, Muhammad Junizar di Jalan Bali, serta Eliyanto di Jalan H. Agus Salim, Kampung Jawa.

Dalam kegiatan tersebut, Lis didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, camat dan lurah. Petugas dari Bank BTN juga hadir untuk membantu proses aktivasi Kartu Bima Sakti bagi para penerima.

Lis mengatakan Pemerintah Kota Tanjungpinang akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membahas serta mengevaluasi data kependudukan, khususnya masyarakat yang masuk dalam kelompok desil penerima bantuan.

Menurutnya, perubahan data desil dapat menyebabkan posisi warga berpindah ke kelompok desil yang lebih tinggi, meskipun kondisi ekonomi mereka di lapangan belum tentu mengalami perubahan.

“Misalnya desil 2 tiba-tiba berubah menjadi desil 7 atau desil 1 menjadi desil 9. Kondisi seperti ini tentu menjadi perhatian karena bisa berdampak kepada masyarakat. Karena itu, Kartu Bima Sakti memberikan ruang yang lebih fleksibel,” kata Lis.

Ia menjelaskan bahwa perubahan atau perbaikan data desil membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara langsung. Sementara itu, pemerintah daerah tetap perlu merespons kondisi warga yang membutuhkan bantuan berdasarkan informasi dari pihak kelurahan dan kecamatan.

“Proses perbaikan desil membutuhkan waktu dan kita belum bisa memastikan kapan selesai. Karena itu, Kartu Bima Sakti menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan dapat diberikan berdasarkan kondisi masyarakat yang ditemukan di lapangan,” jelasnya.

Lis menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pendataan dan memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memang memenuhi kebutuhan dan kriteria.

Di sisi lain, Pemko Tanjungpinang juga melakukan evaluasi terhadap daftar penerima bantuan. Lebih dari 100 penerima telah dikeluarkan dari daftar setelah diketahui kondisi ekonominya sudah tidak lagi sesuai dengan kriteria penerima bantuan.

“Kita ingin memastikan bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang layak dan membutuhkan. Mereka inilah yang harus menjadi prioritas pemerintah,” ujar Lis.

Sementara itu, Djoko Susanto (57), warga Jalan Srimulyo, Gang Apel, Kelurahan Bukit Cermin, merupakan salah satu penerima Kartu Bima Sakti yang berada dalam desil 1. Sebelumnya, Djoko belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Ia belum sempat mengambil Kartu Bima Sakti karena selama kurang lebih lima bulan mengalami sakit. Djoko mengaku merasa terharu ketika Wali Kota Tanjungpinang datang langsung ke kediamannya untuk menyerahkan kartu tersebut.

“Pak Wali datang dan memberikan kartu, bantuan dari Dinas Sosial, dan alhamdulillah juga ada bantuan dana,” ungkap Djoko.

Djoko berharap program bantuan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Saya berharap Tanjungpinang semakin maju di bawah kepemimpinan Lis-Raja. Memang tidak semua harapan bisa langsung terwujud, tetapi setidaknya Pak Lis sudah menunjukkan kepeduliannya dan sudah berbuat untuk masyarakat,” tutupnya.

Sumber: Pemko TanjungPinang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *