Hari Kebebasan Pers 2026, Ketua KJK Tekankan Integritas dan Perangi Hoaks di Era Digital

Spread the love

Tanjungpinang, Kepri – GardaTVnews.com Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 dimanfaatkan Ketua Umum Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Ady Indra Pawennari, untuk menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi di tengah derasnya arus informasi digital.(6/5/2026)

Dalam keterangannya pada Senin (4/5/2026), Ady menyampaikan bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama dalam sistem demokrasi yang harus terus dijaga. Namun, ia menekankan bahwa kebebasan tersebut tidak dapat berdiri sendiri tanpa diiringi tanggung jawab dan profesionalisme yang tinggi dari insan pers.

Menurutnya, tantangan terbesar dunia jurnalistik saat ini adalah maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi yang begitu cepat, terutama melalui media digital dan sosial. Kondisi ini menuntut jurnalis untuk lebih cermat, akurat, serta berimbang dalam menyajikan informasi kepada publik.

“Pers tidak hanya dituntut untuk bebas, tetapi juga harus mampu menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Di era digital ini, kita harus berada di garis depan dalam memerangi hoaks,” ujarnya.

Ady juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis sebagai penjaga kebenaran di tengah banjir informasi yang belum tentu valid. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh insan pers, khususnya di Kepulauan Riau, untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Selain itu, ia turut menyoroti pentingnya perlindungan terhadap jurnalis saat menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, semua pihak perlu menghormati kerja-kerja pers sebagai bagian dari upaya menciptakan transparansi dan akuntabilitas publik.

Ia menambahkan, peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh setiap 3 Mei harus menjadi refleksi bersama bahwa pers yang merdeka dan bertanggung jawab merupakan kunci bagi terciptanya masyarakat yang cerdas serta demokrasi yang sehat.

Komunitas Jurnalis Kepri, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjadi wadah dalam meningkatkan profesionalisme serta memperkuat solidaritas antar jurnalis di daerah.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers adalah fondasi penting dalam membangun bangsa yang terbuka, adil, dan berkeadilan. (Andi E/S)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *