Bahas Ekonomi Hingga FTZ, Wali Kota Lis Dorong Anak Muda Aktif Berkontribusi Untuk Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong terciptanya ruang komunikasi yang terbuka bagi masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menyampaikan gagasan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat menerima audiensi DPD Distrik Berisik Tanjungpinang di Ruangan Kantor Wali Kota, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan masa depan Tanjungpinang. Beberapa di antaranya mencakup penguatan otonomi daerah, optimalisasi kebijakan Free Trade Zone (FTZ), perkembangan ekonomi daerah, kepemudaan, edukasi, hingga dunia pendidikan.
Lis menilai keterlibatan generasi muda dalam membicarakan persoalan daerah merupakan bagian penting dari proses pembangunan. Menurutnya, mahasiswa dan anak muda perlu memiliki perhatian yang lebih luas terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi daerah, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga ekonomi, lapangan pekerjaan, serta pengembangan potensi daerah.
“Anak muda, termasuk mahasiswa, harus mulai memikirkan bagaimana daerah ini ke depan. Bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga ekonomi, lapangan kerja, kepemudaan, dan bagaimana potensi Tanjungpinang bisa dikembangkan,” ujar Lis.
Mengenai otonomi daerah dan kebijakan FTZ, Lis menekankan pentingnya kebijakan yang mampu memberikan kesempatan kepada daerah untuk mengembangkan potensi berdasarkan karakteristik dan kebutuhan masyarakat setempat.
Ia berharap kebijakan yang diterapkan tidak hanya sebatas aturan dan regulasi, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru bagi dunia usaha, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Distrik Berisik Tanjungpinang, Raja Nuzul, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Wali Kota dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berdialog dan menyampaikan pemikiran mereka.
Menurut Raja Nuzul, audiensi tersebut menjadi kesempatan yang positif bagi kalangan muda untuk menyampaikan berbagai gagasan sekaligus memperoleh perspektif dari pemerintah mengenai persoalan yang sedang dihadapi daerah.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Pak Wali Kota dalam menerima dan mendengarkan gagasan anak muda. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berdiskusi, belajar, dan ikut mengambil bagian dalam memberikan kontribusi positif bagi daerah,” kata Raja Nuzul.
Ia menilai komunikasi antara pemerintah dan generasi muda perlu terus dibangun agar tercipta kolaborasi yang dapat melahirkan gagasan serta solusi bagi berbagai persoalan di Tanjungpinang.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tanjungpinang memperkuat sinergi dengan generasi muda. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, anak muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga turut mengambil peran dalam menentukan arah kemajuan Kota Tanjungpinang.
Dengan semakin terbukanya ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, diharapkan lahir berbagai pemikiran konstruktif yang dapat mendukung pembangunan ekonomi, pendidikan, kepemudaan, serta pengembangan potensi daerah demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sumber: Pemko Tanjungpinang

