TANJUNGPINANG

Kualitas Udara Tanjungpinang Memburuk, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

TANJUNGPINANG — Kondisi kualitas udara di Kota Tanjungpinang mengalami penurunan pada Senin (14/9/2026). Kabut asap tipis terlihat menyelimuti wilayah kota, sementara data pemantauan menunjukkan indeks kualitas udara berada pada level yang perlu diwaspadai.

Berdasarkan informasi dari laman IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) Tanjungpinang tercatat mencapai angka 134. Angka tersebut masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang Ahmad Yani mengatakan, alat pemantau kualitas udara milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berada di Tanjungpinang saat ini mengalami kerusakan.

“Alat ukur kualitas udara milik KLHK di Tanjungpinang saat ini dalam keadaan rusak,” ujar Ahmad Yani.

Ia menyampaikan, perbaikan perangkat tersebut masih menunggu jadwal penanganan teknis dari pihak KLHK. Selama alat belum kembali berfungsi, DLH Tanjungpinang memanfaatkan data digital dari IQAir untuk memantau perkembangan kualitas udara di wilayah tersebut.

“Untuk memantau kualitas udara saat ini, masyarakat bisa melihat situs web IQAir,” katanya.

Seiring kondisi udara yang memburuk, DLH Tanjungpinang mengingatkan masyarakat yang termasuk kelompok sensitif, seperti anak-anak dan lanjut usia, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Sementara bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di ruang terbuka, penggunaan masker dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan polutan dan menjaga kesehatan pernapasan.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk terus memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan.

Sumber: Pemko Tanjungpinang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *