Tanjungpinang, Kepri – GardaTVnews.com Kebersamaan dan nuansa kekeluargaan terasa begitu kental di tepian Pantai Sejiwa, Dompak, Kota Tanjungpinang, Minggu (12/4/2026). Di tengah suasana santai penuh keakraban, keluarga besar Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) berkumpul, melepas rindu sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tanah rantau.
Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal yang digelar Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Tanjungpinang dan Bintan bersama Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Kepulauan Riau ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga ruang memperkokoh identitas budaya serta mempererat solidaritas antarwarga.
Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, menegaskan bahwa nilai-nilai budaya harus tetap dijaga meski berada jauh dari kampung halaman.
“Kita boleh jauh dari kampung halaman, tetapi tidak boleh jauh dari akar. Justru di rantau ini, kita harus lebih kuat menjaga adat, mempererat kebersamaan, dan merawat persaudaraan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa KKSS harus terus berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya aktif secara seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas. Menurutnya, kekuatan utama KKSS terletak pada solidaritas dan kekompakan seluruh anggotanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa KKSS Kepri tengah mempersiapkan agenda besar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) KKSS yang akan digelar pada November 2026 mendatang. Perayaan tersebut direncanakan berlangsung meriah dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, termasuk musik khas Sulawesi Selatan serta ragam kegiatan budaya lainnya.

“InsyaAllah, peringatan HUT KKSS pada November 2026 nanti akan kita kemas semeriah mungkin, sebagai bentuk kebanggaan kita terhadap budaya Sulawesi Selatan di tanah rantau,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan halal bihalal yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Suasana kemudian diisi dengan diskusi ringan mengenai budaya Sulawesi Selatan, mulai dari bahasa, adat istiadat, hingga nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun. Hidangan khas Bugis yang tersaji turut menghadirkan nuansa kampung halaman di tengah perantauan.
Kemeriahan semakin terasa saat sesi doorprize digelar. Berbagai hadiah rumah tangga dibagikan kepada peserta, disambut dengan tepuk tangan dan canda tawa yang semakin mempererat suasana kebersamaan.
Ketua BPD KKSS Tanjungpinang, Suardi, S.E., menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia serta dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan tokoh masyarakat yang telah berkontribusi, sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua BPD KKSS Bintan Hamrudin, Ketua Kerukunan Ibu-ibu Sulawesi Selatan (KISS) Kepri Andi Julaiha, serta Ketua Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kepri periode 2025–2030, Nenny Dwiyanna Nyanyang.
Hadir pula Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, yang dalam sambutannya mengajak KKSS untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa KKSS harus menjadi organisasi yang inklusif dan tidak terikat pada kelompok tertentu, serta mampu melahirkan kader-kader yang siap berkontribusi di pemerintahan maupun legislatif.
“KKSS ini milik kita bersama. Kita harus menyiapkan generasi yang mampu ikut menentukan arah kebijakan daerah, jangan hanya menjadi penonton,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti program pemerintah pusat terkait pembangunan sekitar 1.200 rumah tidak layak huni. Ia berharap KKSS dapat berperan sebagai jembatan komunikasi agar masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat memperoleh manfaat dari program tersebut secara tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua IWSS Kepri terpilih, Nenny Dwiyanna Nyanyang, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga budaya serta memperkuat ketahanan keluarga di perantauan. Ia juga berharap agar pelantikan kepengurusan IWSS Kepri dapat segera dilaksanakan.
Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Umum IWSS Pusat, yang menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung dalam acara pelantikan tersebut.
“Kami berharap pelantikan dapat segera dilakukan, sehingga kepengurusan IWSS Kepri memiliki dasar yang kuat dalam menjalankan program kerja secara optimal. Ketua Umum pusat juga siap hadir dalam pelantikan nantinya,” ujarnya.
Menjelang sore, suasana kebersamaan masih terasa hangat di Pantai Sejiwa. Anak-anak bermain, sementara para peserta terus larut dalam obrolan penuh keakraban.
Momentum ini menjadi bukti bahwa di tanah rantau, nilai budaya dan persaudaraan tetap hidup dan terjaga. Dari Dompak, KKSS menegaskan bahwa rantau bukan tempat untuk melupakan akar, melainkan ruang untuk merawat kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan membangun masa depan bersama.
(Andi E/S)

